Tapi cakep emang bukan serta merta artinya “waras
” Cowok-cowok di movie ini, baik mantan pacar Dinda maupun Kale adalah cowok-cowok yang nggak njejeg. Orang-orang yang belum “selesai” sama dirinya sendiri (dan jadi vulnerable) tapi minta kompensasi emosional dari https://datingranking.net/ orang lain. Semua manusia punya isu hidup masing-masing dari skala ringan sampe berat, dari yang bisa dilupain sampe yang traumatis. Tapi tanpa mengecilkan kejadian-kejadian pahit yang mereka alami, selamanya alasan itu nggak bisa dipake untuk jadi jahat, manipulatif, controlling, dan abusive ke orang lain, apalagi pasangan sendiri.
Intinya sih gue pengen ngebalikin kata-kata Kale ke Awan tadi aja, kalo kebahagiaan itu emang tanggung jawab masing-masing. Jadi kalo kita punya isu sama diri sendiri, ya ah Anna Shay kepada kita bucin-bucin jelata:
Jadi biar cepet ya udah deh minta maaf aja
Perkenalkan, ini adalah Dinda dan Kale, pasangan yang bermasalah di motion picture ini. Kale adalah musisi indie, anggota dari ring Marco the business tapi sering manggung bareng ring “ARAH,” band yang dimanajeri oleh Dinda.
Adegan di film ini diawali dengan Kale yang lagi chief piano dan Dinda yang lagi resah gelisah di meja belajar seberang keyboard. Nggak berapa lama setelah Kale kelar, Dinda langsung ngucap minta putus.
Hari itu mereka semua lagi gladi resik manggung dan pacarnya Dinda sebelum Kale yang namanya canoe meteran taksi, Argo (Arya Saloka), ada di sana dan bil naik tangga menuju dressing place ARAH, Argo ngegas dan narik lengan Dinda dengan kasar, padahal Dinda udah jelasin baik-baik.
Di sinilah semua memori buruk gue mulai muncul karena ke-lead to. Hahah. Baru juga mulai bawaannya udah pengen ngamuk ngewakilin Dinda. (more…)